11 Tips Memilih ELISA Kit yang Tepat
November 12, 2018
Bagaimana Memilih Pipet Tip Yang Tepat untuk Penelitian
December 21, 2018
Show all

Panduan Memilih Antibodi

Selalu ada lebih dari satu antibodi yang dapat dipilih untuk mendeteksi protein target. Berikut
beberapa kiat untuk mempersempit rentang pilihan dan memilih antibodi yang sesuai untuk
eksperimen Anda.

Baca literatur penelitian
Baca penelitian yang telah dipublikasikan dan periksa apakah antibodi yang menargetkan protein
yang Anda minati telah berhasil digunakan oleh orang lain untuk aplikasi yang serupa. Simpan di
bagian atas daftar Anda dan buat pilihan terbaik di antara mereka.

Epitop antibodi
Pilih salah satu yang berikatan dengan baik terhadap imunogen yang identik dengan atau mencakup
bagian protein tujuan Anda.

Aplikasi antibodi
Sebagai contoh, western blots bekerja pada protein yang didenaturasi, sementara Flowsitometri
kompatibel dengan protein konfigurasi asli. Beberapa antibodi bisa digunakan untuk aplikasi
western blots (WB), Immunofluorescence (IF), dan immunohistochemistry (IHC), tetapi yang lain
mungkin hanya berlaku untuk satu atau dua dari aplikasi tersebut.

Spesifisitas spesies dari antibodi dan sampel
Antibodi yang berfungsi dengan baik dalam satu jenis sel mungkin tidak selalu cocok untuk jenis sel
Anda. Terlebih lagi, jika antibodi diproduksi di spesies yang sama dengan target Anda, dapat
menimbulkan masalah nantinya pada tahap deteksi.

Antibodi monoklonal atau antibodi poliklonal?
Antibodi monoklonal sering memberikan tingkat spesifisitas yang tinggi, ikatan non-spesifik yang
rendah, dan sinyal latar belakang yang rendah karena mereka mengenali epitop tunggal pada
protein target, sementara antibodi poliklonal cenderung kurang spesifik karena mereka dihadapkan
dengan beberapa epitop pada protein Anda. Namun, antibodi poliklonal dapat lebih efektif dalam
mendeteksi target bahkan jika beberapa epitop tertutupi oleh hubungan silang/cross linked. Antibodi
monoklonal baik digunakan dalam aplikasi flowsitometri di mana pengenalan-multiple epitop oleh
antibodi poliklonal akan menyebabkan data yang tidak akurat. Antibodi poliklonal umumnya cocok
untuk aplikasi seperti IP di mana dibutuhkan pengenalan beberapa epitop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *