3 Pilihan HyperCOOL Freeze Dryer Dari Merk Gyrozen

Link judi slot online yang paling top bisa anda dapatkan di sini.

3 Pilihan HyperCOOL Freeze Dryer Dari Merk Gyrozen

A. Pendahuluan
Pengeringan beku atau freeze drying telah digunakan dalam sejumlah aplikasi selama bertahun-tahun, paling umum digunakan pada industri makanan dan farmasi. Namun, ada banyak kegunaan lain untuk proses freeze drying ini termasuk persiapan sampel yang peka terhadap panas, penelitian bahan tanaman, stabilisasi bahan hidup seperti kultur mikroba, penyimpanan sampel HPLC jangka panjang, pengawetan spesimen hewan utuh untuk pajangan museum, restorasi buku dan barang-barang lainnya yang rusak oleh air, konsentrasi dan pemulihan produk reaksi.

Peralatan khusus diperlukan untuk menciptakan kondisi yang kondusif untuk proses pengeringan beku. Peralatan ini saat ini tersedia dan dapat mengakomodasi pengeringan beku bahan dari proyek skala laboratorium hingga skala produksi industri.

Pengeringan beku melibatkan penghilangan air atau pelarut lain dari produk beku dengan proses yang disebut sublimasi. Sublimasi terjadi ketika cairan beku masuk langsung ke keadaan gas tanpa melewati fase cair. Sebaliknya, pengeringan pada suhu ruang (ambient) dari fase cair biasanya menghasilkan perubahan produk dan mungkin hanya cocok untuk beberapa bahan. Namun, dalam pengeringan beku, bahan tidak melalui fase cair, dan memungkinkan persiapan produk yang stabil yang mudah digunakan dan estetis dalam penampilan.

Keuntungan dari pengeringan beku sudah jelas. Produk kering yang dibekukan dengan benar tidak memerlukan pendinginan dalam penyimpanannya dan dapat disimpan pada suhu ruang. Karena biaya pengadaan peralatan khusus yang diperlukan untuk pengeringan beku bisa sangat besar, prosesnya mungkin tampak seperti usaha yang mahal. Namun, penghematan diwujudkan dengan menstabilkan produk yang tidak stabil pada suhu ruang, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk pendinginan, lebih dari mengkompensasi investasi dalam peralatan pengeringan beku.

B. Apa Itu Freeze Freeze Dryer?

1. Freeze dryer adalah
Freeze Dryer atau pengering beku adalah alat yang digunakan untuk menghilangkan kadar air dari bahan yang mudah rusak untuk tujuan pengawetan, memperpanjang umur simpannya dan/atau membuatnya lebih mudah dalam transportasi.

Dalam freeze dryer sampel akan diproses di bawah ruang hampa untuk menghilangkan air atau pelarut lain dari sampel, memungkinkan es berubah langsung dari padat menjadi uap tanpa melewati fase cair. Proses ini, yang disebut sublimasi, bersama dengan masukan panas seminimal mungkin, sangat ideal untuk pengawetan jangka panjang karena memberikan integritas struktur biologis dan kimia pada sampel. Liofilisasi dapat dicapai dalam berbagai volume, mulai dari pengering beku kecil di rumah hingga peralatan skala produksi yang besar.

2. Manfaat Freeze Dryer
Pemanfaatan besar pertama dari pengeringan beku adalah selama Perang Dunia II, untuk transportasi darah, serum dan penisilin. Sejak pengembangan teknik pengeringan beku modern ini, teknologi liofilisasi terus berkembang dan telah digunakan untuk spektrum aplikasi yang luas di berbagai bidang. Pengering beku laboratorium biasanya digunakan untuk penelitian dalam disiplin biologi dan lingkungan, serta dalam penelitian dan pengembangan banyak obat-obatan modern.

Di rumah, lyophilizer paling sering digunakan untuk membekukan makanan kering. Bentuk pengawetan ini tidak hanya memperpanjang umur simpan makanan, tetapi juga telah terbukti mengunci nutrisi penting dan meningkatkan rasa seperti pada buah-buahan, sayuran, daging dan bahkan kopi.

C. Prinsip Pengeringan Beku
Proses pengeringan beku terdiri dari tiga tahap:
pra-pembekuan, pengeringan primer dan pengeringan sekunder.

1. Pra-pembekuan
Karena pengeringan beku adalah perubahan keadaan dari fase padat ke fase gas, bahan yang akan dibeku-keringkan pertama-tama harus dibekukan terkebih dahulu. Metode pra-pembekuan dan suhu akhir dari produk beku dapat mempengaruhi kemampuan untuk berhasil membeku-keringkan bahan.

Pendinginan cepat menghasilkan kristal es kecil, berguna dalam mengawetkan struktur untuk diperiksa secara mikroskopis, tetapi menghasilkan produk yang lebih sulit untuk Proses beku kering. Pendinginan yang lebih lambat menghasilkan kristal es yang lebih besar dan saluran yang kurang restriktif dalam matriks selama proses pengeringan

2. Pengeringan primer
Setelah produk melewati proses pra-pembekuan, kondisi harus dibuat sedemikian rupa agar es dapat dikeluarkan dari produk beku dengan metode sublimasi, produk yang kering dan struktur produk harus utuh. Proses ini membutuhkan kontrol yang sangat hati-hati terhadap dua parameter yang terlibat dalam sistem pengeringan beku yaitu suhu dan tekanan.

Laju sublimasi es dari produk beku tergantung pada perbedaan tekanan uap produk dibandingkan dengan uap tekanan kolektor es. Molekul bermigrasi dari sampel bertekanan tinggi ke area bertekanan lebih rendah. Karena tekanan uap berkaitan dengan suhu, penting untuk menjaga suhu produk lebih hangat daripada pemerangkap suhu dingin (kolektor es). Sangat penting menjaga suhu produk beku-kering seimbang antara suhu yang mempertahankan integritas beku produk dan suhu yang memaksimalkan tekanan uap produk. Keseimbangan ini adalah koentji untuk pengeringan yang optimal.

3. Pengeringan Sekunder
Setelah pengeringan beku primer selesai dan semua es telah menyublim, kelembaban masih terikat pada produk. Produk tampak kering, tapi kadar air sisa masih tinggi sekira 7-8%. Pengeringan lanjutan diperlukan pada suhu yang lebih hangat untuk mengurangi kadar air sisa ke nilai yang optimal. Proses ini disebut isotermal desorpsi karena air terikat didesorbsi dari produk.

Pengeringan sekunder biasanya dilanjutkan pada suatu produk dengan suhu lebih tinggi dari suhu sekitar tetapi kompatibel dengan sensitivitas produk. Semua kondisi lain, seperti sebagai tekanan dan suhu kolektor, tetap sama. Karena prosesnya desorpsi, ruang hampa harus serendah mungkin (tidak ada tekanan tinggi) dan kolektor suhu sedingin yang bisa dicapai. Pengeringan sekunder biasanya dilakukan selama kurang lebih 1/3 sampai ½ waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan primer.

D. Cara Kerja Freeze Dryer

Lihat diagram fase (Gambar 1) dan tipikal siklus sublimasi (Gambar 2). Produk didinginkan terlebih dahulu di bawah suhu eutektiknya (Titik A). Kolektor didinginkan hingga suhu sekitar 20° C lebih dingin dari suhu produk, umumnya sekitar -50 hingga -105° C. Produk harus dibeku-keringkan pada suhu sedikit lebih rendah dari eutektik atau suhu runtuh/collapse temperature (Titik B) karena semakin dingin produk, lebih lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengeringan primer dan semakin dingin suhu kolektor yang dibutuhkan untuk cukup membekukan-keringkan produk.

Gambar 1. Diagram Fase

Gambar 2. Siklus Sublimasi Tipikal pada Tipe Pengering Baki (Tray Dryer)

Setelah produk cukup beku dan suhu kolektor tercapai, sistem dievakuasi menggunakan pompa vakum (Titik C). Pada titik ini, pengeringan primer produk dimulai dan berlanjut sampai seluruh matriks beku tampak kering. Kemudian memasukan panas ke produk dapat dicapai dengan beberapa cara seperti: meningkatkan suhu rak untuk tipe pengeringan baki, atau menggunakan penangas cair untuk pengeringan manifold. Ketika kolektor dan pompa vakum menciptakan kondisi untuk memungkinkan sublimasi terjadi, proses memasukan panas menjadi kekuatan pendorong di belakang seluruh proses.

E. Metode Pengeringan Beku
Tiga metode pengeringan beku yang umum digunakan:
(1) Pengeringan manifold (2) pengeringan batch dan (3) pengeringan curah. Setiap metode memiliki tujuan tertentu dan metode yang digunakan tergantung pada produk dan hasil akhir konfigurasi yang diinginkan.

1. Pengeringan Metode Manifold

Dalam metode manifold, flask, ampul atau vial secara individual melekat pada port dari manifold atau ruang pengering. Produknya juga dibekukan dalam freezer, dengan perendaman langsung dalam penangas suhu rendah, atau dengan pembekuan cangkang (shell freezing), tergantung pada sifat produk dan volume yang akan dibeku-keringkan. Produk pra-pembekuan secara cepat ditempelkan pada ruang pengeringan atau manifold untuk mencegah pemanasan. Kondisi vakum harus dibuat segera dalam wadah produk dan operator mengandalkan pendinginan evaporatif untuk mempertahankan suhu produk tetap rendah. Prosedur ini hanya bisa digunakan untuk volume dan produk yang relatif kecil dengan suhu eutektik dan suhu runtuh/collapse yang tinggi.

Pengeringan manifold memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pengeringan batch. Karena pipa melekat pada manifold secara individual, setiap vial atau flask memiliki jalur langsung ke kolektor. Ini menghilangkan beberapa kompetisi untuk ruang molekuler yang dibuat dalam sistem batch, dan paling idealnya diwujudkan dalam ruang pengering silinder di mana jarak dari kolektor ke setiap bejana produk adalah sama.

Gambar 3. Freeze Dryer Tipe Manifold Merk Gyrozen – HyperCool Freeze Dryer Type 3055

2. Pengeringan Metode Batch
Dalam pengeringan batch, sejumlah besar botol berukuran serupa yang berisi produk serupa ditempatkan bersama-sama dalam nampan pengering. Produk biasanya melalui proses pra-pembekuan di rak baki pengering. Kontrol yang tepat dari suhu produk dan jumlah panas yang digunakan pada produk selama pengeringan dapat dipertahankan. Umumnya semua botol dalam batch diperlakukan sama selama pengeringan proses, meskipun beberapa variasi dalam sistem dapat terjadi. Sedikit perbedaan dalam masukan panas dari rak dapat dialami di beberapa aplikasi. Botol yang terletak di bagian depan rak dapat dipanaskan secara berseri melalui pintu bening. Variasi kecil ini dapat mengakibatkan perbedaan kecil dalam kelembaban sisa.

Pengeringan batch memungkinkan penutupan semua botol dalam jumlah banyak di waktu yang sama, di bawah kondisi atmosfer yang sama. Botol dapat ditutup dalam ruang hampa, atau setelah pengisian kembali dengan gas inert. Menutup semua vial secara bersamaan memastikan lingkungan yang seragam di setiap botol dan stabilitas produk yang seragam selama penyimpanan. Pengeringan batch digunakan untuk menyiapkan sejumlah besar ampul atau botol dari produk sejenis.

Gambar 4. Freeze Dryer Model Batch Merk Mareuda – Korea

3. Pengeringan Metode Curah
Pengeringan curah umumnya dilakukan dengan baki pengering seperti pada metode pengeringan batch. Namun, produk tersebut dituangkan ke dalam baki besar dan dikeringkan sebagai satu kesatuan. Meskipun produknya tersebar di seluruh luas permukaan rak dan mungkin memiliki ketebalan yang sama seperti halnya produk yang dikeringkan dalam vial, kurangnya ruang kosong di dalam massa produk mengubah laju masukan panas.

Pengeringan curah tidak cocok untuk penyegelan produk dalam kondisi terkendali seperti halnya metode manifold atau pengeringan metode batch. Biasanya produk dikeluarkan dari pembekuan sistem kering sebelum penutupan dan kemudian dikemas di wadah yang kedap udara. Pengeringan curah umumnya digunakan untuk produk stabil yang tidak terlalu sensitif terhadap oksigen atau kelembaban.

F. 3 Tipe Freeze Dryer Laboratorium Merk Gyrozen

1. Gyrozen Produsen Centrifuge dan Freeze Dryer
Gyrozen telah lama dikenal di kalangan akademik dan para peneliti di Indonesia sebagai pabrikan alat laboratorium berkualitas tinggi dari Korea. Salah satu produk yang sudah cukup dikenal adalah alat centrifuge terutama dari seri Gyrozen mini, Gyrozen 416 centrifuge dan Gyrozen centrifuge 406. Selain dari centrifuge tersebut, Gyrozen pun memproduksi mesin freeze dryer laboratorium.

Indogen merupakan distributor merk Gyrozen Korea terutama untuk centrifuge, freeze dryer dan alat laboratorium lainnya. Kualitas dan harga freeze dryer laboratorium dari Gyrozen sangat bersaing bila dibandingkan dengan merk lainnya seperti Labconco-Thermo Fisher Freeze dryer, Telstar Freeze Dryer dan Buchi Freeze Dryer.

Mesin freeze dryer untuk laboratorium dari Gyrozen merupakan tipe manifold. Tersedia beberapa aksesoris freeze dryer sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penggunaan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan untuk menghubungi Tim kami pada no WA. +62 812-9318-5185.

2. 3 Tipe Freeze Dryer
Freeze dryer atau pengering beku yang diproduksi oleh Gyrozen Korea adalah untuk tujuan penelitian di laboratorium. Model freeze dryer yang diproduksi adalah model Manifold yang terdiri dari small freeze dryer dengan volume kecil (4 Liter) dan big freeze dryer dengan volume besar yaitu 25 Liter.

HyperCOOL 3055

HyperCOOL 3110

HyperCOOL 8080

Gambar 5. 3 Pilihan Freeze Dryer dari Gyrozen Korea

Untuk small freeze dryer terdapat dua pilihan model yaitu HC3055 dan HC3110, keduanya memiliki volume sama besar, namun memiliki perbedaan pada ultimate chamber temperature masing-masing -550 C dan -1100 C. Karena perbedaan suhu ini maka besaran kapasitas kompresor yang digunakan pun berbeda.

Tabel 1. Ringkasan Spesifikasi Freeze Dryer Gyrozen

ModelHC3055HC3110HC8080
Cat. NoHyper-HC3055 (Hyper-HC3055-110)Hyper-HC3110 (Hyper-HC3110-110)Hyper-HC8080 (Hyper-HC8080-110)
Chamber volume (L)4425
ICE Condensing capacity (kg) 338
Compressor 1/2 HP1/3 HP x 21 HP x 2
Digital readout Time, TemperatureTime, TemperatureTime, Program, Temperature, Vacuum Pressure
Power requirement (Resting, VA) 6428191500
Dimension (W x D x H, mm) 400 x 660 x 570400 x 660 x 570710 x 610 x 960
Ultimate chamber temp (at RT) (℃) -55-110-80
Trap (Chamber) size (Ø x L)165 x 202 165 x 202305 x 355
ICE Condensing performance (kg/day) 2.52.53
Refrigerant R507R507/R1150R507/R1150
FunctionKeylock, Defrost,Vacuum,TimeKeylock, Defrost, Vacuum, TimeCooling, Vacuum
Power supply(V/Hz)230 V, 50 Hz (AC 220-230 V, 50/60 Hz; 110 V optional)230 V, 50 Hz (AC 220-230 V, 50/60 Hz; 110 V optional)230 V, 50 Hz (AC 220-230 V, 50/60 Hz; 110 V optional)
Weight (kg)5872195

Sedangkan untuk big freeze dryer dari Gyrozen, ada model HC8080. Volumenya mencapai 25 liter dengan Ultimate chamber temp -800 C. Mesin pengering beku laboratorium ini dilengkapi dengan kompresor 1 HP sebanyak 2 unit.

Untuk Freeze dryer metode batch, Indogen mensuplai merk Mareuda Korea. Terdapat beberapa kapasitas pilihan yaitu Freeze dryer batch type 5kg, Freeze dryer batch type 10kg, Freeze dryer batch type 25kg, Freeze dryer batch type 50kg dan yang terbesar Freeze dryer batch type 100kg. Kami akan mengulasnya dalam artikel terpisah di sini.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih detail mengenai freeze dryer atau alat laboratorium lainya, mohon jangan sungkan untuk menghubungi kami di WA. +62 812-9318-5185 atau melalui email: sales.indogen@gmail.com dan sales@indogen.id

Referensi:
1. Labconco-Thermo Fisher : A Guide To Freeze Drying for the Laboratory.
2. User manual: Freezone Console Freeze Dryer. Labconco.2018
3. Freeze drying (lyophilization) and freeze concentration. Food Process Engineering and Technology. Elsevier. 2018
4. Nowak dan Jakubczyk. Journal Foods. 2020. Review: The Freeze-Drying of Foods—The Characteristic of the Process Course and the Effect of Its Parameters on the Physical Properties of Food Materials
5. www.gyrozen.com ; www.mareuda.com

SLOT ONLINE JOKER123 JUDI BOLA SLOT GACOR