10 Biochemical Kit Best Seller dari Elabscience (bag 1)

10 Biochemical Kit Best Seller dari Elabscience (bag 1)

Biochemical Kit Best Seller

Uji Biokimia

Uji biokimia umumnya melibatkan serangkaian prosedur misalnya saja, telaah literatur, pembelian bahan kimia, persiapan reagen, optimasi pengerjaan dan lainnya. Hal ini menyebabkan banyak waktu yang terbuang percuma dan mempengaruhi proses penelitian itu sendiri. Kit Biochemical Elabscience menawarkan semua reagen dan standar yang dibutuhkan untuk deteksi berbagai macam marker uji. Selain itu juga disertakan manual dan referensi untuk membantu mendapatkan hasil deteksi yang akurat dan bisa diulang.

Kami pernah menuliskan list kit biochemical Elabscience di sini. Kali ini kami akan mengulas artikel mengenai 10 marker kit biochemical merk Elabscience yang paling banyak diteliti.

 

Biochemical Kit dari Elabscience

  • Superoxide Dismutase (SOD)

Superoxide dismutase (SOD) adalah suatu antioksidan intrasel. SOD berperanan penting dalam melindungi sel terhadap gangguan oksidan, oxidative stress, yang dapat menyebabkan terjadinya beberapa penyakit dan proses degenerasi seperti ketuaan dan karsinogenesis.

SOD mengkatalisis pelepasan superoksida menjadi oksigen dan peroksida (H2O2). Pada eukariota, termasuk manusia, ada tiga bentuk isoenzim SOD: (1) tembaga, SOD yang bergantung pada seng (Cu, Zn SOD), (2) SOD yang bergantung mangan (Mn SOD), dan (3) SOD ekstraseluler (EC -SOD). 

Secara lengkap, kami telah mengulasnya cukup dalam pada blog ini.

 

  • Catalase

Catalase (E.C. 1.11.1.6) adalah salah satu enzim antioksidan terpenting. Enzim katalase ini ada di hampir semua organisme aerobik. Katalase memecah dua molekul hidrogen peroksida menjadi satu molekul oksigen dan dua molekul air dalam dua tahap reaksi. 

Protein catalase pertama kali dikristalisasi pada tahun 1937 dari hati sapi di laboratorium Sumner dan Dounce. Penelitian berikutnya telah dilaporkan bahwa katalase adalah enzim penting yang terlibat dalam mutagenesis dan kondisi inflamasi serta selama penekanan apoptosis yang diketahui terkait erat dengan kondisi stres oksidatif.

Defisiensi atau malfungsi katalase dikaitkan dengan banyak penyakit seperti diabetes melitus, vitiligo, penyakit kardiovaskular, penyakit Wilson, hipertensi, anemia, beberapa gangguan dermatologis, penyakit Alzheimer, gangguan bipolar, dan skizofrenia. Telah dilaporkan pula bahwa anomali aktivitas katalase diturunkan pada penyakit acatalasemia yang merupakan kelainan genetik langka (juga dikenal sebagai penyakit Takahara). Ini adalah sifat resesif autosom dan ditandai dengan penurunan tingkat katalase. 

Katalase memiliki peran utama dalam mengatur tingkat sel hidrogen peroksida dan katabolisme hidrogen peroksida melindungi sel dari serangan oksidatif, misalnya, dengan mengamankan sel β pankreas dari cedera oleh hidrogen peroksida. Aktivitas katalase yang rendah telah dilaporkan pada pasien skizofrenia seperti juga pada pasien dengan aterosklerosis.

 

  • Malondialdehyde (MDA)

Radikal bebas menghasilkan proses peroksidasi lipid dalam suatu organisme hidup. Malondialdehyde atau biasa disingkat MDA adalah salah satu produk akhir dari peroksidasi asam lemak tak jenuh ganda di dalam sel. Peningkatan radikal bebas menyebabkan produksi MDA berlebih. Kadar malondialdehid umumnya dikenal sebagai penanda stres oksidatif dan status antioksidan pada penderita kanker.

Kadar MDA dapat diukur dengan beberapa cara, yaitu dengan cara tes thiobarbituric-reactive substance (TBARS), dimana metode pengukuran TBA ini dapat dilakukan dengan metode kolorimetri dan metode fluoresens. Metode pengukuran MDA yang lain adalah HPLC (High Performance Liquid Chromatography) yang merupakan metode pengukuran kadar MDA serum yang paling sensitive dan spesifik.

Malondialdehyde (MDA) Colorimetric Assay Kit merk Elabscience menggunakan metode thiobarbituric-reactive substance (TBARS) secara kolorimetri. Semua komponen kit sudah lengkap seperti tercantum pada datasheet berikut ini. 

NoNo KatalogDeskripsiUkuran
1E-BC-K020Total Superoxide Dismutase (T-SOD) Colorimetric Assay Kit (WST-1 method)96T
2E-BC-K031 Catalase (CAT) Colorimetric Assay Kit96T
3E-BC-K025 Malondialdehyde (MDA) Colorimetric Assay Kit (TBA method)96T
4E-BC-K096Glutathione Peroxidase (GSH-Px) Colorimetric Assay Kit96T
5E-BC-K219Total antioxidant capacity (T-AOC) Colorimetric Assay Kit (ABTS rapid method)96T
6E-BC-K279Potassium (K) Turbidimetric Assay Kit96T
7E-BC-K036Nitric Oxide (NO) Colorimetric Assay Kit96T
8E-BC-K238 Triglyceride (TG) Colorimetric Assay Kit (Single reagent, GPO-PAP Method)96T
9E-BC-K097Total Glutathione (T-GSH)/Oxidized Glutathione (GSSG) Colorimetric Assay Kit96T
10E-BC-K235Alanine Aminotransferase (ALT/GPT) Colorimetric Assay Kit (Reitman-Frankel method)96T

 

  • Glutathione Peroxidase (GSH-Px)

Glutathione peroksidase (GSH-Px; E.C. 1.11.1.9) adalah enzim sitosol yang bertanggung jawab untuk reduksi hidroperoksida. Pada eritrosit, GSH-Px merupakan antioksidan yang paling efektif melawan stres oksidan dan memiliki beberapa fungsi penting dalam sel fagositik.

Reaksi reduksi hidrogen peroksida oleh GSH-Px

Gambar 1. Reaksi reduksi hidrogen peroksida oleh GSH-Px

Glutathione peroksidase mengkatalisis detoksifikasi H2O2 dan peroksida lipid dengan mengurangi glutathione. Dengan demikian, melindungi lipid membran dan hemoglobin dari oksidasi peroksida. GSH-Px juga terlibat dalam detoksifikasi xenobiotik (zat asing). Ini adalah sistem enzim antioksidan yang memberikan pertahanan paling vital melawan kerusakan peroksidatif membran biologis dalam sel mamalia. Glutathione peroksidase, katalase dan superoksida dismutase atau SOD bersama-sama membentuk sistem umum yang bertujuan melindungi sel dari molekul peroksida.

GSH-Px atau biasa ditulis GPx saja telah diulas terpisah secara mendalam pada artikel berikut: Glutathione Peroxidase (GSH-Px) Colorimetric Assay Kit

 

  • Total antioxidant capacity (T-AOC)

Ada dua macam sistem antioksidan, salah satunya adalah sistem antioksidan enzim, termasuk superoksida dismutase (SOD),) katalase (CAT), glutathione peroksidase (GSH-Px). Yang lainnya sistem antioksidan non-enzimatis, termasuk di dalamnya yaitu asam urat, vitamin C, vitamin E, glutathione, bilirubin, asam α-lipoat dan karotenoid. Kapasitas antioksidan dianggap sebagai efek kumulatif dari semua antioksidan dalam darah dan cairan tubuh dalam upaya melawan kerusakan akibat stres oksidatif dalam sel.

Kit Total antioxidant capacity (T-AOC) merk Elabscience ini digunakan untuk menentukan kapasitas antioksidan total (T-AOC) dalam serum, plasma, urin, air liur, jaringan, sampel sel. Elabscience pun memberikan opsi metode lainnya seperti ditampilkan pada tabel berikut ini.

NoNo KatalogDeskripsiUkuran
1E-BC-K271-MTotal Antioxidant Capacity (T-AOC) Colorimetric Assay Kit (ABTS, Chemical Method)96T
2E-BC-K225-MTotal Antioxidant Capacity (T-AOC) Colorimetric Assay Kit (FRAP Method)96T
3E-BC-K136-MTotal Antioxidant Capacity (T-AOC) Colorimetric Assay Kit96T

 

SLOT ONLINE JOKER123 JUDI BOLA SLOT GACOR