Mau Riset Induksi Hewan Coba? Ini List Karsinogen Kimia yang Bisa Digunakan!

Mau Riset Induksi Hewan Coba? Ini List Karsinogen Kimia yang Bisa Digunakan!

Mau Riset Induksi Hewan Coba_ Ini List Karsinogen Kimia yang Bisa Digunakan!

A. Definisi Kanker

Gambar 1. Mekanisme Kanker

Gambar 1. Mekanisme Kanker

Kanker merupakan penyakit yang timbul karena adanya sel-sel abnormal tumbuh tanpa kontrol hingga melampaui batas normal. Permulaan kanker ketika terjadi kesalahan dalam sel bertumbuh memproduksi sel baru. Dimana sel tersebut sangat cepat membelah dan memperbanyak diri hingga tak terkendali jumlahnya. Kanker memiliki berbagai jenis, antara lain karsinoma (sel yang melapisi permukaan tubuh atau permukaan saluran tubuh), limfoma (jaringan yang membentuk darah), leukemia (kanker darah), sarkoma (jenis kanker sel mesodermal atau sel yang membentuk otot-otot dan jaringan penghubung), dan glioma (kanker susunan saraf).

B. Hewan Model

Hewan model suatu penyakit berperan penting dalam eksplorasi riset secara in vivo. Terdapat beberapa jenis hewan coba yang diujikan pada berbagai bidang kedokteran. Bidang kedokteran gigi, hewan coba digunakan untuk penelitian terkait mekanisme, patogenesis dan pengaruh suatu terapi. Bidang kedokteran hewan digunakan untuk menghasilkan varian baru yang rentan sakit dan cepat berkembangbiak. Bidang farmasi untuk pengembangan obat baru atau uji toksisitas suatu obat atau bahan.

Studi hewan dalam penelitian kanker sebanyak >95% menggunakan mencit/tikus untuk mempelajari mekanisme kanker secara in vivo. Hal ini karena terdapat beberapa kelebihan dari hewan tersebut, yaitu sebagai mamalia yang lebih baik sebagai model biologis, mudah didapatkan, mudah dalam menernak untuk memperoleh galur murni, perawatan yang mudah, harga yang relatif murah, dapat diaklimatisasi dengan sentuhan manusia, dapat melakukan uji coba yang tidak mungkin dilakukan di manusia, dan secara genetik memiliki kedekatan dengan manusia.

Gambar 2. Dua metode klasifikasi yang umum digunakan pada model hewan kanker

Gambar 2. Dua metode klasifikasi yang umum digunakan pada model hewan kanker

Terdapat empat metode yang umum digunakan untuk membangun model kanker tikus, yaitu model induksi kimia, model xenograft yang berasal dari garis sel (CDX), model xenograft yang berasal dari pasien (PDX), dan model tikus yang dimodifikasi secara genetik (GEMM).

  1. Model Induksi Kimia
    Model induksi kimia merujuk pada model tumor eksperimental yang diinduksi oleh karsinogen kimia, yang memiliki keunggulan dalam meniru terjadinya kanker manusia sejak awal proses karsinogenesis. Namun, kelemahan utama metode ini adalah membutuhkan waktu 30–50 minggu untuk membentuk tumor setelah penggunaan karsinogen.
  1. Model Xenograft (CDX)
    Model xenograft yang berasal dari garis sel (CDX) merujuk pada model xenotransplantasi yang dihasilkan melalui injeksi subkutan garis sel kanker ke dalam tikus yang kekurangan sistem kekebalan. Pembentukan model ini sederhana dan membutuhkan waktu singkat untuk membentuk tumor, tetapi setelah kultur in vitro jangka panjang, perilaku biologis dan heterogenitas tumor dari garis sel tumor manusia cukup berbeda dengan jaringan tumor asli.
  1. Model Xenograft (PDX)
    Model xenograft yang berasal dari pasien (PDX) adalah model hewan yang dibuat dengan cara menanamkan langsung sampel jaringan tumor dari pasien tumor ke dalam tikus, yang mempertahankan karakteristik histopatologi dan genetika tumor dengan baik.
  1. Model Modifikasi Genetik (GEMM)
    Model tikus yang dimodifikasi secara genetik (GEMM) adalah model yang menginduksi tumorigenesis dengan meningkatkan ekspresi onkogen (seperti BRAF V600E pada melanoma) atau penghapusan gen supresor tumor (seperti PTEN pada kanker prostat) melalui rekayasa genetika.

C. Karsinogen Kimia

Berikut merupakan daftar bahan kimia yang dapat digunakan untuk karsinogen hewan model kanker.

Tabel. 1 Daftar Karsinogen Kimia yang Digunakan untuk Model Hewan Coba Mencit atau Tikus

Agen Mekanisme Organ yang Terpengaruh Relevansi Klinik
Azoxymethane (AOM) Senyawa nitroso yang memerlukan aktivasi metabolik untuk menghasilkan mutagen yang bereaksi dengan DNA dan menyebabkan kanker kolon pada tikus dan mencit. Usus Sebuah karsinogen yang umum digunakan untuk mempelajari karsinogenesis kolorektal yang diinduksi secara kimia dan merupakan agen untuk mempelajari kegagalan hati akut.
Cerulein (ceruletide or caerulein) Sepuluh oligopeptida asam amino yang merangsang sekresi enzim pankreas, menyebabkan peradangan dan fibrosis. Pancreas Sebuah karsinogen yang sangat kuat. Zat ini digunakan dalam kasus ileus paralitik dan sebagai alat bantu diagnostik dalam gangguan fungsi pankreas. Zat ini terdapat pada kulit katak pohon hijau Australia.
DEN (diethylnitrosamine) Nitrosamin yang membentuk addukt DNA nitrosilasi dan mengaktifkan onkogen. Hati

Usus

Perut

Pankreas

Sebuah zat hepatokarsinogen dan karsinogen yang kuat untuk saluran pencernaan pada tikus yang terdapat dalam asap tembakau.
DMBA Polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH) yang dapat menyebabkan kanker payudara dengan cara merusak DNA. Payudara Kulit Sebuah karsinogen yang sangat kuat bagi tikus dan manusia, digunakan untuk mengukur secara spesifik kadar phlorotannin.
DSS (dextran sulfate sodium) Polisakarida sulfat yang memicu kanker kolorektal yang terkait dengan kolitis dengan mengaktifkan jalur sinyal faktor nuklir kappa B dan faktor pertumbuhan transformasi beta. Usus Sebuah polutan lingkungan yang umum dan komponen makanan yang dapat menyebabkan peradangan dan kanker pada manusia.
Urethane Hidrokarbon aromatik yang menyebabkan kerusakan DNA dan mutasi pada berbagai jaringan. Hati

Paru-paru Ginjal Kandung Kemih

Otak

Sebuah pelarut dan bahan kimia industri yang umum digunakan yang dapat menyebabkan kanker pada manusia.

D. Produk Karsinogen Kimia dari Solarbio

Tabel 2. Produk Karsinogen Kimia dari Solarbio

Catalog Number Description Qty
C6660 Caerulein, ≥95%

CAS:17650-98-5

1 mg

5mg

IC4660 Caerulein, ≥98%

CAS:17650-98-5

1 mg
IYT1155 N-Nitrosodiethylamine, ≥98%

CAS:55-18-5

500mg
ID6900 DMBA, ≥98%

CAS:57-97-6

100mg

50mg

20mg

10mg

5mg

D8320 Dextran Sulfate, 98%

CAS:9011-18-1

10g
E8711 Urethane, 98%

CAS:51-79-6

500mg

250mg

100mg

25mg

E. Produk Karsinogen Kimia dari Nacalai

Tabel 3. Produk Karsinogen Kimia dari Solarbio

Catalog Number Description Qty
10930-94 Sodium Dextran Sulfate

CAS:9011-18-1

100g
10930-36 Sodium Dextran Sulfate

CAS:9011-18-1

10g

F. Produk Karsinogen Kimia dari Macklin

Tabel 4. Produk Karsinogen Kimia dari Solarbio

Catalog Number Description Qty
A885948 Azomethane, 95%

CAS number:25843-45-2

25mg

100mg

C860403 Ceruletide, >99%

CAS number:17650-98-5

50mg

10mg

5mg

1mg

N814760 N-Nitrosaminoglycan, 99%

CAS:55-18-5

500mL

100mL

25mL

5mL

1mL

D807576 7,12-Dimethylbenzo[a]anthracene, 98%

CAS:57-97-6

1g

500mg

100mg

D808268 Sodium dextran sulfate, MW 5,000

CAS:9011-18-1

1kg

250g

50g

10g

2g

U820333 Ethyl carbamate, 99%

CAS:51-79-6

500mg

100mg

25g

5g

G. Produk Karsinogen Kimia dari BOC Sciences

Tabel 5. Produk Karsinogen Kimia dari Solarbio

Catalog Number Description Qty
25843-45-2 AZOXYMETHANE, ≥98%

CAS number:25843-45-2

N/A
B0084-053175 Ceruletide

CAS number:17650-98-5

10mg
55-18-5 N-Nitrosodiethylamine

CAS:55-18-5

N/A
9011-18-1 Dextran sulfate sodium salt

CAS:9011-18-1

N/A
73962-07-9 Urethane-[d5]

CAS Number: 73962-07-9

N/A

Untuk pertanyaan produk dan stock lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi kontak yang tertera pada laman website Indogen berikut. Terima kasih.

Referensi:

  1. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/33758544/
  2. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10801516/table/jox-14-00006-t001/
  3. Handajani. 2021. Metode Pemilihan dan Pembuatan Hewan Model beberapa penyakit pada penelitian eksperimental. Sidoarjo: Penerbit Zifatama Jawara.
  4. https://www.researchgate.net/publication/386382535_KANKER_DAN_NEOPLASMA