A. Kanker Serviks
Kanker serviks adalah tumbuhnya sel-sel abnormal dan tidak terkendali di area leher rahim yang dapat bermetastasis ke area tubuh lain. Kanker serviks biasa dikenal dengan kanker leher rahim. Permasalahan ini menempati urutan keempat di dunia sebagai masalah kesehatan global. Menurut WHO (World Health Organization) tahun 2022, diperkirakan terdapat peningkatan 720.415 kasus kanker serviks di tiap tahun dan 394.905 kematian akibat kanker serviks di tahun 2025. Menurut Globocan (Global Burden of Cancer Study) tahun 2020, Indonesia menempati posisi kedua terbanyak kasus kanker serviks.
Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Viruses (HPV). HPV dapat digolongkan menjadi 2, yaitu:
Kanker serviks di dunia disebabkan paling banyak jenis HPV tipe 16 dan 18.
Gejala umum kanker serviks adalah perdarahan pervaginam abnormal, keputihan, nyeri panggul, dan trias. Adapun faktor risiko kanker serviks antara lain melakukan hubungan seksual usia muda (<18 tahun), berganti pasangan seksual, melakukan hubungan seksual dengan pria yang sering berganti pasangan, merokok atau perokok pasif, infeksi berulang pada jalan kelamin, memiliki riwayat keluarga dengan kanker, adanya riwayat Pap Smear atau IVA yang abnormal sebelumnya, perempuan yang terkena HIV dan pemakaian obat-obatan tertentu, serta gaya hidup tidak sehat.
B. Metode Pemeriksaan Kanker Serviks
1. Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA)
Pemeriksaan pengamatan dengan spekulum, melihat leher rahim yang telah dipulas dengan asam asetat (3-5%). Pemeriksaan ini sebagai langkah deteksi dini. Pada lesi prakanker terlihat berwarna bercak putih (acetowhite epithelium). Pemeriksaan dengan IVA memiliki spesifikasi yang cukup tinggi (High Grade Precancerous Lesions 66-69%, Positive Predictive Value 92-97%, dan Negative Predictive Value 10-20%).

Gambar 1. Klasifikasi Kanker Serviks
(Sumber: Azlina, 2025, hlm. 29)
2. Pap Smear
Papanicolaou Smear (Pap Smear) merupakan pemeriksaan dengan cara mengambil sampel sel serviks untuk diperiksa dengan mikroskop untuk mengetahui ada atau tidaknya sel abnormal. Berdasarkan WHO tahun 2021 hasil sel abnormal diklasifikasikan berdasarkan Papanicolaou’s Gading pada Tabel 1 berikut.
Tabel 1. Papanicolaou’s Grading 2013
| Group | Detail |
| Grup I | Normal |
| Grup II | Terdapat perbatasan sel atipikal, kemungkinan akibat infeksi. Tidak ada bukti keganasan |
| Grup III | Sel dicurigai keganasan |
| Grup IV | Terdapat beberapa sel ganas |
| Grup V | Terdapat banyak sel ganas |
3. Biopsi Serviks
Tindakan pengambilan sampel jaringan untuk pemeriksaan histopatologi dengan mikroskop. Biopsi bertujuan untuk mengetahui stadium dan jenis kanker serta membantu membedakan tumor jinak dengan kanker. Hasil biopsi prakanker terdapat dalam Tabel 2.
Tabel 2. Hasil Biopsi Serviks Menurut American Joint Committee on Cancer (2019)
| CIN | Detail |
| CIN I | Hanya sedikit sel abnormal yang ditemukan, merupakan tingkatan pra kanker yang paling rendah (mild dysplasia) |
| CIN II | Sebagian sel yang ditemukan pada jaringan biopsi adalah sel abnormal (moderate dysplasia) |
| CIN III | Sebagian besar sel yang ditemukan pada jaringan biopsi adalah sel abnormal, merupakan tingkatan pra kanker yang paling serius (severe dysplasia) dan termasuk karsinoma in situ |
4. Tes HPV
Pemeriksaan dengan mendeteksi HPV tipe 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, dan 68 sebagai penyebab utama kanker serviks. Pemeriksaan DNA ini bertujuan untuk skrining primer yang dapat dilakukan tunggal dengan atau disertai pap smear. Pemeriksaan ini perlu dikaitkan dengan kondisi klinis lainnya, seperti pemeriksaan fisik dan riwayat penyakit.
C. HPV Genotyping Kit dari GenMap

Gambar 2. HPV Genotyping Kit dari GenMap
Kit genotyping geneMAP™ HPV 29 adalah uji in vitro semi-kuantitatif untuk deteksi dan genotyping 29 jenis HPV berisiko tinggi dan berisiko rendah (HPV 16, HPV 18, HPV 26, HPV 31, HPV 33, HPV 35, HPV 39, HPV40, HPV 42, HPV 43, HPV 44, HPV 45, HPV 51, HPV 52, HPV 53, HPV 54, HPV 56, HPV 58, HPV 59, HPV 61, HPV 66, HPV 68, HPV 69, HPV 70, HPV 73, HPV 81/82, dan HPV 6/11) dari jaringan segar, jaringan FFPE, swab mulut, swab serviks, dan spesimen sitologi berbasis cairan. Berikut merupakan keunggulan dari Kit genotyping geneMAP™:
Tabel 3. Kit genotyping geneMAP™
| Catalog Number | Description | Detection | Qty |
| HPV29-RT50 | HPV 29 Genotyping Kit | HPV16, HPV18, HPV26, HPV31, HPV33, HPV35, HPV39, HPV40, HPV42, HPV43, HPV44, HPV45, HPV51, HPV52, HPV53, HPV54, HPV56, HPV58, HPV59, HPV61, HPV66, HPV68, HPV69, HPV70, HPV73, HPV81/82, HPV6/11 | 50T |
| HPVG-RT50 | HPV HR & 6 /11 Genotyping Kit | HPV16, HPV18, HPV31, HPV33, HPV35, HPV39, HPV45, HPV51, HPV52, HPV56, HPV58, HPV59, HPV66, HPV68, HPV6/11 | 50T |
D. Genotyping Kit dari LifeRiver

Gambar 3. HPV Genotyping Kit dari LifeRiver
Keunggulan HPV Genotyping Kit dari LifeRiver sebagai berikut.
Tabel 4.HPV Genotyping Kit LifeRiver
| Catalog Number | Description | Detection | Qty |
| TD-0540-06-24 | 23 HPV Genotypes Multiplex Test | (HPV) types 6, 11, 16, 18, 26, 31, 33, 35, 39, 42, 43, 45, 51, 52, 53, 56, 58, 59, 66, 68, 73, 81, and 82 | 48T/24T |
| SD-0018-02 | HPV 6&11 Real Time PCR Kit | HPV 6&11 | 25T |
| TD-0324-02-24 | High-risk Human Papillomavirus (HPV) Genotyping Real time PCR kit | Papillomavirus (HPV) infections, including 14 high-risk types explicitly confirmed by the WHO, namely 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66, 68, as well as HPV 82. | 48T/24T |
| TD-0413-02-25 | High-Risk Human Papillomavirus (HPV) and Genotyping 16 & 18 Diagnostic Kit(PCR-Fluorescence) | HPV 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66 and 68 | 100T/50T/25T |
| TD-0324-04-24 | High-Risk Human Papillomavirus (HPV) Genotyping Real Time PCR Kit | HPV 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66, 68, as well as HPV 82. | 48T/24T |
| TD-0030-02 | HPV 16&18 Real Time PCR Kit | HPV 16&18 | 25T |
| TD-0031-04 | Uterine Cervix Cancer of High-risk HPV Genotype Related Real Time PCR Kit | 13 Types of High-risk HPV Genotypes | 25T |
| TD-0031-02 | Uterine Cervix Cancer of High-risk HPV Genotype Related Real Time PCR Kit | 13 Types of High-risk HPV Genotypes | 25T |
| LTD-0557-02-48 | LyoHarmonyHPV Test | (HPV) genotypes 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58 and 59 | 96T/48T |
| TD-0552-02-25 | HarmoniaHPV Test | (HPV) genotypes 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66 and 68 | 100T/50T/25T |
| TD-0348-02-25 | HPV16/HPV18/HPV6+11 Multiplex Real Time PCR Kit | (HPV) types 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 68, 66, 82 | 25T |
| TD-0523-02-24 | VenusHPV Test | (HPV) types 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 68, 66, 82 | 48T/24T |
E. Genotyping Kit dari HELINI Biomolecules
Berikut terdapat produk deteksi dari HELINI Biomolecules dapat dilihat pada Tabel 5.
Tabel 5. HPV Genotyping Kit HELINI Biomolecules
| Catalog Number | Description | Detection | Qty |
| 8024 | HELINI HPV 16 & HPV 18 & 12 high risk viruses Real-time PCR Kit | Detects and differentiate HPV 16 & 18. The 12 high risk virus will be detected and Not differentiated. | 25T |
| 8023 | HELINI HPV 14 high risk viruses genotyping Real-time PCR Kit | HPV 14 high risk virus [16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66, 68 | 25T |
| 8025 | HELINI HPV 6/11 Real-time PCR Kit | Human Papillomavirus type 6 and 11 specific DNA | 25T |
Untuk pertanyaan produk dan stock lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi kontak yang tertera pada laman website Indogen berikut. Terima kasih.
Referensi: