A. Pengantar Materi Imaging & Luminex
Imaging atau dikenal juga dengan pencitraan merupakan proses untuk menghasilkan gambar secara spesifik melalui layar. Imaging berperan penting dalam dunia kedokteran, antara lain untuk prediksi, screening, biopsy guidance, diagnosa & staging, prognosis, therapy planning, therapy guidance, serta evaluasi terapi. Terdapat beberapa teknik imaging yang dapat dilakukan khususnya pada hewan coba. Berikut merupakan tabel teknik imaging pada hewan coba.
Tabel 1. Teknik Imaging pada Hewan Coba
| Jenis Imaging | Prinsip Dasar | Aplikasi | Kelebihan & Kekurangan |
| X-ray | Penyerapan sinar X oleh jaringan | Tulang, deteksi tumor padat, dan paru-paru | + Cepat, murah
– Resolusi jaringan lunak terbatas |
| Ultrasonography | Gelombang suara frekuensi tinggi | Jaringan lunak
Observasi jantung |
+ Non invasive, real time
– Butuh operator terlatih |
| CT scan | Rekonstruksi gambar 3D dari sinar X | Analisis detail anatomi
Studi tumor |
+ Resolusi tinggi
– Paparan radiasi lebih tinggi – Perlu anestesi |
Hewan coba dalam penelitian kanker memiliki peran penting, yaitu untuk memahami biologi kanker, uji praklinis obat, pengembangan terapi baru, sebagai jembatan penelitian dasar dengan klinis, serta sebagai pertimbangan etis. Hewan coba yang sering digunakan adalah mencit atau tikus. Sekitar > 95% hewan coba tersebut digunakan untuk mempelajari mekanisme kanker in vivo. Studi kanker praklinis dengan hewan coba akan menggunakan model tumor dengan 2 jenis pemberian model. Model tumor pertama menggunakan transplantasi sel tumor pada hewan coba. Model tumor kedua dengan memunculkan tumor atau diinduksi dalam inangnya. Berikut merupakan beberapa model tumor yang dapat digunakan dalam riset:
1. Model tumor spontan
Menggunakan hewan coba dengan insiden kanker alami. Contoh model yang dapat digunakan adalah mencit (inbred strains): leukimia, kanker payudara, adenoma paru, dan hepatoma.
2. Model tumor yang diinduksi virus
3. Tumor yang disebabkan oleh radiasi
Radiasi UV merupakan karsinogen yang terbukti digunakan untuk menginduksi kanker pada hewan coba. Terkadang dikombinasi dengan agen kimia seperti TPA atau DMBA.
4. Tumor yang diinduksi secara kimia
Tumor yang diinduksi secara kimia muncul dari sel inang. Contoh bahan kimia yang digunakan antara lain:
5. Tumor yang dapat ditransplantasikan
Menggunakan cancer cell line atau jaringan yang ditumbuhkan pada hewan coba. Terdapat 2 metode transplantasi, yaitu:
6. Model singenik
Menggunakan cancer cell line/jaringan mencit atau tikus yang ditransplantasikan ke hewan inbred dengan latar belakang genetik yang sama.
7. Model xenograft
Menggunakan model tumor transplantasi asal manusia yang sangat mirip dengan kanker klinis. Metode transplantasi yang digunakan yaitu, inokulasi subkutan, intraperitoneal, intravena, intrakranial, intrasplenik, subkapsular ginjal, atau ortotopik (spesifik lokasi).
Keberhasilan pembuatan hewan model kanker perlu diikuti dengan metode analitik yang akurat untuk mendeteksi dan mengukur biomarker spesifik, di mana immunoassay menjadi salah satu teknik yang paling banyak digunakan. Immunoassay merupakan uji biokimia yang menggunakan ikatan antigen antibodi untuk mendeteksi dan menghitung molekul spesifik (protein, hormon, sitokinin, dan patogen). Metode yang digunakan dalam immunoassay antara lain ELISA, Western Blot, dan Luminex. Pada artikel kali in pembahasan akan lebih terfokus pada luminex. Uji luminex merupakan uji imunologi berbasis partikel magnetik yang menggunakan prinsip sandwich yang sama dengan ELISA tradisional. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengukur hingga 100 biomarker dengan volume sampel yang lebih sedikit dibandingkan ELISA berbasis plate tradisional. Mikrosfer berwarna atau butiran diwarnai secara internal dengan proporsi berbeda dari fluorofor merah dan inframerah yang sesuai dengan tand spektral.
Pelatihan didampingi oleh drh. Oktaria Kusuma Dewi dan Bapak Agung Febriyanto, A.Md dalam pembuatan hewan model serta imaging capture with Vevo F2 di Gedung B LPPT UGM. Pelatihan preparasi sampel dan pembacaan luminex didampingi oleh Bapak Taufik Indramawan dan Kak Dela.
B. Alat dan Bahan Pembuatan Hewan Model Kanker Payudara serta Imaging Capture with Vevo F2
C. Alat dan Bahan Preparasi Sampel dan Pembacaan Luminex
D. Pembuatan Hewan Model serta Imaging Capture with Vevo F2





E. Sampel Serum Mencit yang Telah Diinduksi Kanker Payudara
F. Prosedur Immunoassay



G. Running Luminex
