Yuk Kenali Parameter Air Secara Fisika dan Kimia!

Yuk Kenali Parameter Air Secara Fisika dan Kimia!

Yuk Kenali Parameter Air Secara Fisika dan Kimia!

Air merupakan senyawa yang memiliki fungsi sangat esensial bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Manfaat air bagi kehidupan manusia antara lain untuk keperluan air minum, untuk keperluan rumah tangga, pariwisata, industri, pertanian, perikanan, hingga untuk menjaga kestabilan ekosistem. Maka kualitas air perlu terus dijaga. Kualitas air berhubungan erat dengan sifat-sifat air dan kandungan organisme, energi, zat, dan komponen lain dalam air. Kualitas air dapat ditentukan melalui pengujian dengan beberapa parameter, seperti parameter fisika dan parameter kimia. Sebelum membahas parameter, dapat memahami terlebih dahulu mengenai Klasifikasi Mutu Air. Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa klasifikasi mutu air ditetapkan menjadi 4 (empat) kelas yaitu:

  1. Kelas satu merupakan air yang diperuntukannya dapat digunaka untuk air baku air minum, dan / atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
  2. Kelas dua merupakan air yang peruntukannya dapat digunakan untuk prasarana / sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan / atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
  3. Kelas tiga merupakan air yang peruntukannya dapat digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi tanaman, dan / atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.
  4. Kelas empat merupakan air yang peruntukannya dapat digunakan untuk mengairi pertanaman dan / atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.

A. Parameter Fisika

1. Suhu

Suhu dalam badan air dipengaruhi oleh beberapa komponen, yaitu musim, lintang (latitude), ketinggian permukaan air (altitude), waktu hujan dalam sehari, sirkulasi udara, penutupan awan, aliran air, serta kedalaman badan air. Perubahan suhu berpengaruh pada dinamika kimia dan biokimia perairan. Suhu yang meningkat mampu mendorong peningkatan reaksi kimia di perairan, meningkatkan evaporasi dan pelepasan gas dari perairan.

2. Kecerahan dan Kekeruhan (turbidity)

Kecerahan merupakan ukuran transparansi perairan yang ditentukan dengan alat Secci Dish. Kecerahan dipengaruhi oleh cuaca, waktu pengukuran, kekeruhan, padatan tersuspensi dan faktor ketelitian. Semakin tinggi kekeruhan, akan berpengaruh pada sistem pernapasan dan daya pandang organisme akuatik.

3. Warna

Perairan memiliki 2 warna, yaitu warna tampak (Apparent Color) dan warna sesungguhnya (True Color). True color disebabkan oleh partikel terlarut dan tersuspensi. Segi estetis sebaiknya warna air tidak melebihi 15 PtCo (skala Platinum Cobalt). Adapun untuk kepentingan air minum sebaiknya warna tidak melebihi 50 PtCo.

4. TDS (Total Dissolved Solid)

Total Dissolved Solid atau padatan terlarut total merupakan konsentrasi jumlah ion kation dan anion di dalam air. Nilai TDS tinggi menunjukkan besarnya kelarutan bahan anorganik (logam besi) dalam air. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air kadar maksimum TDS untuk kriteria mutu air kelas II adalah 1000 mg/L.

5. TSS (Total Suspended Solid)

Total Suspended Solid atau padatan tersuspensi total merupakan padatan yang menyebabkan kekeruhan air, tidak terlarut, dan tidak dapat mengendap langsung. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air kadar maksimum padatan tersuspensi total untuk kriteria mutu air kelas II adalah 50 mg/L.

6. Bau

Limbah cair dalam kondisi anaerobik menghasilkan bau yang lebih kuat/menyengat dibandingkan dalam kondisi anaerob. Hal ini karena terjadi dekomposisi senyawa oleh bakteri H2S dan ammonia.

B. Parameter Kimia

1. Derajat Keasaman (pH)

Semakin besar konsentrasi ion hidrogen dalam air semakin rendah nilai pH dan perairan semakin toksik. Kondisi pH sangat mempengaruhi dinamika kimiawi dan proses biokimia perairan. Penurunan pH 6 akan mempengaruhi kelimpahan keanekaragaman plankton dan bentos, sementara pH 5 kebawah akan mempengaruhi penurunan filament alga hijau dan pH 4 sebagian besar tumbuhan hijau akan mati.

2. Dissolved Oxygen (DO)

DO mengacu pada jumlah oksigen yang terlarut dalam volume air tertentu pada suatu suhu dan tekanan atmosfer tertentu. Perairan digolongkan mengalami pencemaran serius jika kadar DO di bawah 4 ppm. Kehidupan di air dapat bertahan jika terdapat oksigen terlarut minimal sebanyak 5 ppm (5 part per million atau 5 mg oksigen untuk setiap liter air).

3. Biological Oxygen Demand (BOD)

Nilai BOD mengindikasi jumlah bahan organik yang terdegradasi secara biologis dan oksigen digunakan untuk mengoksidasi bahan anorganik seperti sulfida dan besi. Uji ini merupakan standar dalam penentuan kualitas limbah cair yang akan dibuang di berbagai negara. Kadar BOD dalam air yang tingkat pencemarannya masih rendah  dan dapat dikategorikan dalam perairan yang baik berkisar 0-10 mg/L.

4. Chemical Oxygen Demand (COD)

Pengukuran COD didasarkan pada kenyataan bahwa hampir semua bahan organik dapat dioksidasi menjadi karbondioksida dan air dengan bantuan oksidator kuat (Kalium dikromat / K2Cr2O7) dalam suasana asam. Kandungan COD pada perairan yang tidak tercemar biasanya berkisar kurang dari 20 mg/L. Sedangkan pada perairan yang tercemar lebih dari 200 mg/L dan pada limbah industri dapat mencapai 60.000 mg/L.

C. Produk Uji Kualitas Air dengan HKMBio

INDOGEN dapat menyediakan berbagai parameter pengujian kualitas air dari manufaktur HKMBio. Produk berupa kit siap uji yang akan mempermudah dan mempercepat pengujian di laboratorium Anda. Berikut merupakan produk-produk water test dari HKMBio.

Tabel 1. Water Test Kit HKMBio

Nomor Katalog Deskripsi Produk Qty
090801 COD Test Kit 50 tests / box
090012 Ozone Test Kit (DPD Method) 100 tests / box
090043 Low Hardness Test Kit 50 tests / box
090200 Sulfide Test Kit(DPD Method) 50 tests / box
090151 Total Alkalinity Test Kit(HR) 50 tests / box
090034 DPD Chlorine (Total) Test Kit 100 tests / box
090220 Copper Test Kit 50 tests / box
090170 Arsenic test kits 20 tests / box
090140 Chloride Test Kit 50 tests / box
090161 Phosphorus Test Kit 50 tests / box
090150 Total Alkalinity Test Kit(LR) 50 tests / box
090242 Chlorine dioxide test kit 50 tests / box
090230 Nitrite test kit 50 tests / box
090190 Manganese Test Kit 50 tests / box
090070 Chromium(Ⅵ) Test Kit 100 tests / box
090080 Ammonia Nitrogen Test Kit 50 tests / box
090022 DPD Free Chlorine Test Kit 100 tests / box

Untuk pertanyaan produk dan stock lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi kontak yang tertera pada laman website Indogen berikut. Terima kasih.

Referensi

Chairul, M. 2024. Analisis Kualitas Air berdasarkan Parameter Kimia, Fisik, dan Biologi di Perairan Bendung Bekasi. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta.

Nurbaya, Fiqi dan Dewi Puspito Sari. 2023. Parameter Air dan Udara serta Uji Kualitas Air Sungai. Cirebon: PT. Arr Rad Pratama.