A. Mengenal MSCs dan Eksosom
MSC (Mesenchymal Stem Cells) adalah sel stroma multipoten non-hematopoietik yang memiliki kemampuan untuk memperbarui diri dan juga menunjukkan diferensiasi multilineage. Kemampuan berdiferensiasi ini termasuk garis keturunan mesodermal (osteoblas, kondrosit, adiposit), serta garis keturunan ektodermal dan endodermal. MSC dapat diisolasi dari berbagai jaringan, seperti tali pusat, polip endometrium, darah menstruasi, sumsum tulang, jaringan adiposa, dan lain-lain. Hal ini karena kemudahan pengambilan dan jumlah yang diperoleh menjadikan sumber-sumber tersebut paling praktis untuk aplikasi eksperimental bahkan aplikasi klinis.
Menurut International Society for Cellular Therapy (ISCT), MSC didefinisikan berdasarkan tiga kriteria utama:

Gambar 1. Mesenchymal Stem Cells
MSC dapat diklasifikasikan ke dalam berbagai jenis berdasarkan jaringan asalnya, sebagai berikut.

Gambar 2. Exosome
Eksosom adalah vesikel kecil berbentuk bulat dengan diameter berkisar antara 30 dan 120 nm yang dihasilkan oleh semua jenis sel hidup. Eksosom terbentuk melalui proses pembentukan tonjolan ke dalam pada endosom akhir, yang mengakibatkan terbentuknya vesikel intraluminal (ILV) di membran awal badan multivesikular (MVB). Eksosom-eksosom ini kemudian dilepaskan saat membran pembatas MVB menyatu dengan membran sel.
Eksosom dapat ditransfer dari sel inang ke sel tujuan, yang mengakibatkan transfer informasi epigenetik dan pemrograman ulang aktivitas seluler sel penerima. Eksosom mengangkut berbagai molekul muatan, termasuk metabolit, fragmen DNA, messenger RNAs (mRNAs), noncoding long RNAs (lncRNAs) and microRNAs (miRNAs), protein, serta lipid, dari sel asalnya ke sel target. Eksosom baru-baru ini mendapat banyak perhatian sebagai mediator komunikasi antar sel dalam kondisi fisiologis yang sehat serta di bawah tekanan patofisiologis. Eksosom memainkan peran penting dalam banyak proses yang berkontribusi pada perkembangan kanker, termasuk pemeliharaan metastasis kanker, munculnya resistensi terhadap pengobatan, respons inflamasi, dan regulasi imunologi. Eksosom kini digunakan dalam lebih dari 400 uji klinis untuk berbagai gangguan, baik sebagai mediator terapeutik langsung maupun sebagai biomarker untuk respons terapi.
B. Isolasi dan Kultur MSC
MSC telah diisolasi dari berbagai jaringan dewasa dan perinatal, terutama jaringan adiposa, sumsum tulang, dan tali pusat, tetapi juga dari pulpa gigi, darah menstruasi, cairan amnion, atau sumber lainnya. Terlepas dari asal-usulnya, semua MSC ini dapat memenuhi kriteria minimal dari ISCT dalam hal fenotipe, diferensiasi, dan kemampuan imunoregulatori. Sumber MSC yang paling umum yang dievaluasi dalam uji klinis adalah tali pusat, sumsum tulang, dan jaringan adiposa, dan meskipun MSC yang diisolasi dari sumber lain juga telah digunakan, pengalaman terkait sumber-sumber tersebut masih terbatas.

Gambar 3. Isolation MSC dari Tali Pusat dan Plasenta
1. Pengambilan Sampel dan Isolasi BM-MSC
Dalam beberapa tahun terakhir, baik jaringan tali pusat maupun jaringan lemak telah lebih banyak digunakan daripada sumsum tulang (BM) sebagai sumber MSC karena beberapa keunggulan logistik dan fungsional. UC-MSC memiliki potensi proliferasi dan diferensiasi yang lebih tinggi daripada MSC yang diperoleh dari jaringan dewasa serta mengekspresikan penanda pluripotensi yang tidak ditemukan pada sel dewasa. Berikut merupakan langkah pengambilan sampel dan isolasi UC-MSC.
2. Pengambilan Sampel dan Isolasi UC-MSC
3. Pengambilan Sampel dan Isolasi ADSC
4. Ekspansi MSC
Perlu dipastikan, MSC harus telah melekat pada permukaan kultur dan berkembang biak, tetapi tidak boleh mencapai lebih dari 80% konfluensi untuk mencegah penghambatan akibat kontak antar sel. Bioreaktor memungkinkan pemberian nutrisi secara berkala pada kultur, menjaga tingkat metabolit yang penting untuk ekspansi sel tetap terkendali, serta memungkinkan ekspansi MSC yang lebih cepat dan lebih sehat dibandingkan kultur konvensional.
Konsentrasi oksigen juga merupakan parameter penting yang perlu dikendalikan. Dalam beberapa tahun terakhir, hipoksia (3–5%) diklaim sebagai lingkungan yang lebih fisiologis bagi sel dibandingkan normoksia (21%). Namun, hingga saat ini, MSC sebagian besar dikultur dalam kondisi normosik dan alasan yang mendasari perubahan tersebut memerlukan validasi. Alpha-minimum essential medium (a-MEM) atau Dulbecco’s modified Eagle’s medium (DMEM) yang ditambahkan dengan serum sapi janin (FBS) merupakan media kultur standar emas untuk MSC yang digunakan dalam sebagian besar uji klinis. Namun, FBS xenogenik memiliki beberapa kelemahan imunologis dan masalah infeksi yang memerlukan pengendalian dan validasi pada setiap batch. Oleh karena itu, terdapat minat dalam pengembangan pengganti serum dan media bebas serum untuk ekspansi skala besar sambil tetap menjaga karakteristik MSC. Kultur UC-MSC yang diberi 7,5%–10% plasma kaya trombosit yang diaktifkan, yang diperoleh dari darah tali pusat donor, menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan yang dikultur dengan media standar yang mengandung FBS. Selain itu, ADSC telah berhasil dikultur dengan lisat trombosit alogenik yang dihasilkan melalui proses pembekuan-pencairan konsentrat trombosit manusia. Namun, karena penggunaan hPL juga menimbulkan masalah ekonomi dan regulasi, upaya di masa depan ditujukan untuk mengembangkan formulasi standar berstandar GMP dengan molekul bioaktif rekombinan guna “mengkompensasi” berkurangnya atau tidak adanya serum.
C. Metode Isolasi Eksosom
MSC yang telah berhasil diisolasi dan dikultur selanjutnya dapat digunakan sebagai sumber eksosom. Berikut merupakan langkah isolasi eksosom.
D. Produk dan Reagen Pendukung Riset
INDOGEN dapat membantu menyuplai reagen yang Anda butuhkan untuk riset maupun klinis terkait MSC dan eksosom dari brand Procell Systems. Procell Systems merupakan manufaktur reagen terpercaya yang menyediakan berbagai macam kebutuhan kultur sel. Berikut merupakan daftar produk Procell Systems yang digunakan untuk MSC dan eksosom.
Tabel 1. Daftar Produk Procell Systems yang Digunakan untuk MSC dan Eksosom.
| Nomor Katalog | Deskripsi | Ukuran |
| P-CA-505 | Exosome Isolation Kit (Precipitation) | 20T/50T |
| P-CA-504 | Spin Column Exosome Isolation Kit | 20T/50T |
| P-CA-502 | Universal Exosome Isolation Kit-10mL | 4T |
| P-CA-506 | Exosome Protector | 1mL |
| P-CA-501 | Micro Exosome Isolation Kit | 20T/50T |
| P-CA-503 | Universal Exosome Isolation Kit-30mL | 3T |
Untuk pertanyaan produk dan stock lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi kontak yang tertera pada laman website Indogen berikut. Terima kasih.
Sumber:
Artikel Terkait: