Live-Cell tracking atau pelacakan sel merupakan sebuah metode yang digunakan untuk melakukan pelacakan, rekognisi dan pencatatan serta perekaman terkait bagaimana sel hidup dapat bergerak, membelah, dan berubah seiring waktu. Metode ini memanfaatkan mikroskop time-lapse khusus, pewarna fluoresen, dan perangkat lunak komputer untuk mempelajari perilaku sel secara real-time. Tahapan yang umumnya dilakukan untuk pelacakan sel adalah dengan memberikan staining dan labeling pada sel yang akan dilacak, umumnya menggunakan label fluorescence dan DNA tag.
Fungsi dari pelabelan ini adalah untuk membantu visualisasi yang dapat membedakan warna untuk sel spesifik agar dapat “bercahaya” ketika diperiksa dibawah mikroskop. Selanjutnya adalah dengan melakukan time lapse imaging dengan memasang kamera time lapse untuk mengetahui perubahan sel pada chamber atau inkubator. Terakhir adalah dengan melakukan analisis menggunakan software pada komputer untuk mendeteksi setiap sel dalam setiap gambar, menghubungkan titik-titik dari satu bingkai ke bingkai berikutnya, serta mengukur kecepatan, jarak total, dan arah.
Berikut merupakan ilustrasi yang diberikan oleh ABM Good untuk Cell Tracking dengan teknologi RNA Mango:
1. The RNA Mango aptamer

Sistem ini memiliki dua komponen: aptamer RNA Mango dan pewarna TO-1. Pewarna tersebut hanya berfluoresensi saat terikat pada aptamer Mango. Teknologi RNA Mango didasarkan pada pengikatan spesifik antara aptamer RNA Mango dan pewarna fluorofor bifungsional Thiazole Orange (TO). Fitur utama teknologi ini adalah ikatan yang kuat antara pewarna dan aptamer (KD ≈ 3 nM) serta peningkatan fluoresensi pewarna yang signifikan—sekitar 1.000 kali lipat—saat terikat pada aptamer Mango (peningkatan fluoresensi/FE = 1.100). Pewarna TO memiliki sejumlah sifat unggul lainnya, antara lain: ukuran kecil, tidak toxic, permeabilitas terhadap membran plasma dan membran inti, waktu paruh intraseluler yang singkat, kemudahan akses ke rentang panjang gelombang yang luas hanya melalui substitusi dan modifikasi pada struktur TO.
2. RNA Tagging

Untuk mRNA, sisipkan tag ke dalam 3′ UTR. Untuk RNA non-coding yang memiliki struktur, gantilah bagian stem-loop yang tidak esensial bagi fungsi RNA tersebut.
3. Visualisasi RNA

Mengekspresikan RNA target dengan tag Mango menggunakan vektor atau metode knock-in CRISPR. Rendam sel dalam pewarna TO-1 Biotin untuk memvisualisasikan lokalisasi RNA target tersebut.
4. Kompleks RNA-RNA dan RNA-Protein Pulldown

Mengkspresikan RNA target dengan tag Mango menggunakan vektor atau metode knock-in CRISPR. Lisiskan sel, kemudian isolasi RNA target beserta RNA atau protein yang terikat padanya menggunakan bead streptavidin.
Berikut merupakan item yang dapat kami supply terkait Cell Tracking menggunakan teknologi Mango dari ABM Goods:
| No | No Catalog | Nama Item | Size |
| 1. | G7955 | TO1-3PEG-Biotin Fluorophore | 250 µM (100 µl) |
| 2. | G7956 | TO1-3PEG-Desthiobiotin Fluorophore | 250 µM (100 µl) |
| 3. | G7959 | TO3-3PEG-Biotin Fluorophore | 250 µM (100 µl) |
| 4. | G7957 | YO3-3PEG-Biotin Fluorophore | 250 µM (100 µl) |
Berikut sekilas informasi yang dapat kami sampaikan terkait live cell tracking. Apabila terdapat pertanyaan dan diskusi lainnya dapat menghubungi kami pada kontak berikut. Terimakasih.
Source:
https://www.abmgood.com/RNA-Mango.html
WhatsApp us