Metode Manual: Pengujian Inhibisi Xanthine Oxidase In Vitro dalam Penelitian Hiperurisemia dan Aplikasi Lainnya

Metode Manual: Pengujian Inhibisi Xanthine Oxidase In Vitro dalam Penelitian Hiperurisemia dan Aplikasi Lainnya

Metode Manual_ Pengujian Inhibisi Xanthine Oxidase In Vitro dalam Penelitian Hiperurisemia dan Aplikasi Lainnya

A. Definisi dan Fungsi

Xanthine oxidase (XOD) merupakan suatu enzim yang letaknya di ujung urutan katabolik metabolisme nukleotida purin pada manusia dan beberapa spesies urikotelik lain.  Enzim ini berfungsi sebagai katalisator oksidasi hipoxantin menjadi xantin kemudian xantin menjadi asam urat. Penggunaan inhibitor XOD yang berfungsi menghambat sintesis asam urat dalam tubuh dapat menjadi sebuah solusi pendekatan terapeutik untuk pengobatan hiperurisemia.

Kadar asam urat normal pada pria sebesar 7,0 mg/dL dan pada wanita sebesar 6,0 mg/dL. Produksi asam urat yang berlebihan dapat menimbulkan hiperurisemia. Hiperurisemia berkepanjangan dapat berhubungan dengan gout. Gout adalah penyakit yang disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium urat pada jaringan (sendi) yang menyebabkan inflamasi dan sangat menyakitkan.

B. Persyaratan Reagent

Uji inhibisi xanthine oxidase peneliti memerlukan menyiapkan  beberapa reagen. INDOGEN dapat membantu menyuplai reagen yang Anda butuhkan untuk riset terkait ini dari brand Solarbio. Solarbio merupakan manufaktur reagent terpercaya yang menyediakan berbagai macam chemical reagent maupun biochemical reagent. Berikut merupakan daftar produk Solarbio yang digunakan untuk uji inhibisi xanthine oxidase.

Tabel 1. Daftar Produk Solarbio yang Digunakan untuk Uji Inhibisi Xanthine Oxidase.

No Katalog Deskripsi Produk Ukuran
X8030 Xanthine, CAS:69-89-6

Xanthine, CAS:69-89-6

1g, 5g, 25g, 100g
X8020 Xanthine Oxidase, CAS:9002-17-9 5u
D8372 DMSO(Dimethyl Sulfoxide), CAS:67-68-5

DMSO(Dimethyl Sulfoxide), CAS:67-68-5

100mL, 500mL
SS6270 Sodium pyrophosphate, CAS:7722-88-5

Sodium pyrophosphate, CAS:7722-88-5

100mg

Bahan lain yang dibutuhkan dan tidak terdapat di Solarbio adalah Akuades/Akuabides (ddH2O).

C. Prosedur

Efek inhibisi pada xanthine oxidase diukur menggunakan spektrofotometri pada gelombang 295 nm dalam kondisi aerobik. Larutan reaksi sampel terdiri dari beberapa reagen, yaitu sebagai berikut.

  1. 400μl buffer pirofosfat natrium 200 mM (pH 7,5)
  2. 200μl xantin 0,6 mM
  3. 20μl larutan sampel yang dilarutkan dalam aquades atau DMSO
  4. 180μl aquades
  5. 200μl enzim xantin oksidase

[Catatan: DMSO digunakan untuk sampel yang tidak larut dalam air]

Peningkatan adsopsi pada 295 nm yang menunjukkan pembentukan asam urat untuk uji inhibisi pada suhu kamar diamati, serta velositas awal dihitung.

D. Analisis

Aktivitas penghambatan XOD dinilai sebagai (persamaan kalkulasi):

% inhibisi = (1 − β/α) × 100

Keterangan:

α = perubahan absorbansi per menit tanpa sampel (ΔA blanko dengan enzim − ΔA blanko tanpa enzim)

β = perubahan absorbansi per menit dengan sampel (ΔA uji dengan enzim – ΔA uji tanpa enzim)

Untuk pertanyaan produk dan stock lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi kontak yang tertera pada laman website Indogen berikut. Terima kasih.

Artikel Terkait:

  1. Inhibitor Screening
  2. Produk Kit Penelitian Inhibitor Screening dari Apoptosis Elabscience
  3. PRODUK BARU: Inhibitor Screening Assay Kit Merk Elabscience

Referensi:

  1. Uji Penghambatan Xantin Oksidase secara In Vitro Ekstrak Kulit Rambutan
  2. Xanthine oxidase inhibitors from the leaves of Lagerstroemia speciosa (L.) Pers