Kultur sel merupakan salah satu metode yang sangat kompleks dalam dunia riset biologis. Hal ini dikarenakan sel adalah item biologis dengan tingkat “fragility” yang sangat tinggi sehingga membutuhkan handling yang sangat ketat juga environment yang mendukung pertumbuhannya. Selain itu medium yang digunakan sebagai sumber makanan untuk sel berbeda antara satu sel dengan lainnya. Begitu kompleks sehingga dunia sains terus menerus menciptakan dan mengembangkan item yang dapat mempermudah proses kultur sel sehingga efektifitas dan efisien riset dan pengembangan terkait sel dapat ditingkatkan. Salah satu sistem yang dapat membantu mempermudah kultur sel adalah sistem aspirasi untuk sel kultur yang akan dibahas pada artikel berikut.
Dasar Aspirasi Sel Kultur
Aspirasi atau penyedotan adalah teknik yang umum digunakan dalam teknologi biologi modern, seperti kultur sel, untuk menghilangkan media cair. Kultur sel mengacu pada proses mengkultur sel eukariotik atau prokariotik dalam lingkungan yang terkontrol, memungkinkan sel-sel tersebut tumbuh dan berkembang biak dalam media kultur. Di laboratorium, aspirasi sering digunakan untuk menghilangkan media kultur yang dimetabolisme oleh sel menggunakan vakum yang dihasilkan oleh pompa aspirasi. Sistem aspirasi kultur sel adalah perangkat vakum laboratorium yang digunakan untuk menyedot dan membuang media kultur cair, supernatan, serta limbah kimia secara aman dari wadah kultur sel (seperti flask). Sistem ini dilengkapi dengan pompa vakum, botol penampung, dan alat penyedot genggam. Beberapa kegunaan sistem tersebut adalah
Berikut merupakan produk Cell Culture Aspirator dari Miulab: ZK-26E Liquid suction vacuum pump

Gambar 1. Miulab ZK-26E Liquid suction vacuum pump
Fitur:
Prosedur Dasar Kultur Sel
Berikut perbedaan prosedur kultur untuk sel adheren dan sel suspensi:
Sel Adheren (Monolayer):
Sel Suspensi:
Hal yang harus diperhatikan dalam sistem ini adalah handling cairan termasuk penanganan dan pembuangan. Limbah cair organik yang mengandung bahan kimia berbahaya , seperti klorin, harus dikumpulkan dalam wadah yang sesuai dan diberi label dengan benar untuk memastikan penanganan dan pembuangan yang aman. Cairan kimia yang tidak berbahaya dapat dikumpulkan di dalam wadah sampah umum yang diperuntukkan untuk cairan atau minyak. Cairan seperti media kultur sel atau supernatan harus diberi perlakuan dengan konsentrasi desinfektan yang sesuai, seperti pemutih (natrium hipoklorit), untuk menonaktifkan sel secara efektif sebelum dibuang ke saluran pembuangan. Limbah biomedis lainnya, termasuk cawan petri dan bahan habis pakai lainnya, harus ditempatkan dalam kantong limbah biomedis dan disterilkan menggunakan autoklaf sebelum dibuang. Penting untuk mematuhi peraturan dan pedoman setempat mengenai pembuangan limbah biomedis yang tepat.
Dapat disimpulkan dari artikel ini adalah bahwa kultur sel merupakan salah satu proses paling canggih di laboratorium biologi dan medis untuk membiakkan serta memperbanyak sel eukariotik dan prokariotik dengan menyediakan media esensial untuk pertumbuhan serta mineral dan nutrisi yang diperlukan sebagai sumber makanan. Dalam proses ini, aspirator digunakan untuk menangani media kultur serta membuang media tersebut setelah mengalami metabolisme oleh sel hidup. Aspirator berfungsi menyedot media dari cawan petri sehingga media baru dapat diaplikasikan untuk menumbuhkan jenis sel yang berbeda. Alat ini bekerja dengan cara menyedot media menggunakan tekanan vakum, menjadikannya peralatan yang sangat penting di laboratorium sains.
Selain itu, aspirator digunakan untuk berbagai keperluan lain seperti ekstraksi RNA/DNA, pengambilan cairan supernatan dari berbagai wadah di laboratorium, serta pembuangan limbah cair di laboratorium biologi, medis, dan bahkan laboratorium yang menangani bahan radioaktif. Penggunaan alat ini memastikan bahwa hasil penelitian bebas dari kesalahan atau kekeliruan, sehingga memberikan hasil yang akurat dan presisi tanpa keraguan. Sebelumnya, mikropipet digunakan untuk mengambil cairan yang tidak diinginkan dari wadah sampel; namun saat ini, aspirator vakum lebih banyak digunakan karena mampu mengambil material tanpa mengganggu sampel asli yang sedang diamati, sekaligus menjamin akurasi hasil dan eksperimen di berbagai laboratorium, khususnya di bidang sains dan biologi.
Berikut yang dapat kami informasikan terkait sistem aspirasi sel kultur. Apabila ingin memesan alat sistem aspirasi sel maupun berdiskusi lebih lanjut terkait kultur sel dapat menghubungi kami pada link berikut.
Source:
https://www.integra-biosciences.com/global/en/aspiration-systems
https://imrali.co.uk/role-of-vacuum-aspirator-in-cell-culture/
https://miulab.com/en/product/ZK-26E.html
https://www.rocker.com.tw/en/application/aspiration/